Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Jatuh Ke Jurang Gua Walet Gunung Ciremai


Kepala Basarnas Resmikan Pos Pencarian dan Pertolongan Tasikmalaya


Tasikmalaya - Rabu (18/4) Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Republik Indonesia Marsekal Madya TNI M. Syaugi, S.Sos,. M.M meresmikan penggunaan Gedung Pos Pencarian dan Pertolongan Tasikmalaya yang merupakan perpanjangan tangan dari Kantor Pencarian dan Pertologan Bandung. Kegiatan ini diawali prosesi tarian seorang Kakek dan beberapa penari lainnya menyambut kedatangan Kepala Basarnas besert Ibu ketua DWP Basarnas di Gedung Pos Pencarian dan Pertolongan Tasikmalaya. Tarian tersebut merupakan Tari Lengser yang Biasa digunakan sebagai penyambutan dalam adat Sunda.

Dalam acara peresmian Pos Pencarian dan Pertolongan Tasiklmalaya turut hadir Sekda Kab. Tasikmalaya, Deputi Bidang Tenaga dan Potensi, Diektur Potensi,Direktur Bina Tenaga, kepala – kepala kantor serta Kepala Balai Diklat Pencarian Pertolongan, pejabat eselon dan 4 Badan Nasional Pencarian Pertologan, Danrem Tarumanegara, Danlanud Wiradinata, Dandim Tasikmalaya, Kajati Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya, Dandim Ciamis, Kalak BPBD Tasikmalaya, Kadishub Jawa Barat, BMKG Jawa Barat, GM. Airnaf Jawa Barat, pejabat forkopinda serta organisasi dan potensi sar yang berada di Kab. Tasikmalaya.

Acara dimulai dengan pelafalan ayat ayat suci Al-Quran sebagai bentuk ungkapan syukur dan terima kasih atas hadirnya BASARNAS di Kab. Tasikmalaya. Dan dilanjutkan dengan laporan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung S. Riyadi, dalam laporannya beliau mengatakan bahwa proses pembentukan dan pembangunan Pos Pencarian dan Pertolongan Tasikmalaya yang terletak di Jalan Raya Sigaparna-Garut, Mangunreja Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat ini merupakan kerinduan dari pemerintah Tasikmalaya dan upaya Basaranas Bandung dalam memenuhi pelayanan jasa SAR di wilayah selatan Jawa Barat. Dalam laporannya Riyadi menyatakan ” kami telah menempatkan personil berjumlah 8 orang per tanggal 15 Januari 2018 untuk mengcover wilayah Priangan Timur bilamana terjadi Kecelakaan, Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia namun demikian masih belum memadainya sarana dan prasarana dalam bentuk peralatan SAR dan alat komunikasi serta terbatasnya jumlah SDM.” adapun sarana prasarana yang tersedia diantaranya kendaraan resque car. Peralatan SAR Water resque, High angle rescue, serta Montenering. Kedepannya akan disiapkan perahu untuk mengcover wilayah perairan di Tasikmalaya dan wilayah pantai selatan.

Dalam laporannya ini juga beliau mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kab. Tasikmalaya yang menghibahkan tanah untuk pembangunan gedung pos Tasikmalaya ini kepada Badan nasional Pencarian Pertolongan, tanah seluas seluas 5600m2 yang dihibahkan ini merupakan bukti nyata kerinduan pemerintah daerah dengan kehadiran Basarnas diwilayah Tasikmalaya. Proses peresmian ini dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Basarnas, pembacaan doa oleh Ketua MUI Mangunreja, kemudian dialaukan penekanan sirine oleh Kepala Basarnas, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Deputi Bidang Tenaga dan Potensi Basarnas, Sekda Kab. Tasikmalaya yang mana bunyi sirine ini menandai dimulainya pemutaran video proses pembangunan dari awal hingga berdirinya gedung pos ini. Selanjutnya dilakukan pemotongan pita oleh Ibu Ketua DWP Basarnas Luli M. Syaugi, Penandatanganna Prasasti Oleh Kepala Basarnas, kemudian ditutup dengan peninjauan gedung, fasilitas yang dimiliki dan diakhiri dengan ramah tamah. Dalam sambutannya kepala Basarnas menyampaikan “tentunya saya harapkan dapat membantu meningkatkan dan mempercepat response time pada saat terjadi suatu kecelakaan, bencana maupun kondisi membahayakan jiwa manusia sehingga akan menghasilkan pelayanan sar yang lebih cepat, tepat dan efektif.” Ungkap Syaugi.

Wilayah Pos Tasikmalaya sangatlah luas dimana mencakup di 5 (lima) kabupaten dan 1 (satu) kota, yakni Kota Tasikmalaya, Kab. Tasikmalaya, Kab. Garut, Kab. Ciamis, Kab. Banjar, dan Kab. Pengandaran, yang mana wilayah-wilayah tersebut merupakan daerah dengan potensi bencana yang sangat tinggi, seperti gempa bumi yang terjadi diakhir tahun 2017 dengan kekuatan 6.9 SR yang mengakibatkan kerusakan serta korban jiwa. Pos Tasikmalaya ini tidak dapat bekerja sendiri, dan diperlukannya sinergi dan dukungan dari pemerintah daerah, TNI/POLRI, masyarakat serta potensi SAR yang khususnya berada di wilayah kerja Pos Tasikmalaya.

Dengan hadirnya Basarnas di Tasikmalaya ini diharapkan agar masyarakat menjadi merasa lebih aman dan tenang, masyarakat juga jangan ragu untuk meminta bantuan ke Pos Tasikmalaya melalui call center 115 (bebas biaya) ataupun menelepon ke nomor telepon Pos 0265 – 7541115. Dan masyarakatpun tidak perlu mengeluarkan biaya apapaun untuk mendapatkan pelayanan sar ini, semua layanan SAR yang diberikan Pos Pencarian dan Pertolongan Tasikmalaya kepada masyarakat ini gratis.



Kategori General Berita .
Pengunggah : bandungadmin
18 April 9:46 WIB