Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Jatuh Ke Jurang Gua Walet Gunung Ciremai


Lost Contact Kapal Kongsi yang mengalami mati mesin di sekitar Pulau Penjaliran Timur Kep. Seribu.


BANDUNG – Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung menerima informasi dari Kansar Jakarta bahwa telah terjadi Lost Contact Kapal Kongsi yang mengalami mati mesin di sekitar Pulau Penjaliran Timur Kep. Seribu dengan POB 3 Orang. Kronologis anak korban terima Info dari Ayahnya yg onboard bahwa kapal kongsi dengan rute Belitung menuju Pulau Tidung mangalami Trouble Engine yang posisinya adalah dekat dengan Pulau Penyaliran Timur, 2 jam kemudian lost contact, keluarga korban sudah mencari selama 2 hari namun hasil masih nihil kemudian melaporkan ke Kansar Jakarta. Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung memberangkatkan Tim SAR berjumlah 14 orang menggunakan RB 206 untuk melakukan pencarian langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Pencarian hari pertama menggunakan metode Creeping Line, yaitu dengan penyisiran dari Titik D dengan Radial dan Jarak dari Dermaga Pelabuhan Cirebon ke Titik D 316.24°/ 69.90 NM. Akan tetapi pada Pukul 09:00 WIB sebelum tiba di titik D cuaca di sekitar lokasi hujan lebat disertai angin kencang dg visibility 0 (nol), Kapten RB 206 memutuskan untuk memutar balik arah ke PLTU Sumur Adem Indramayu menghindari cuaca buruk dengan Jarak dan Radial dr titik D ke lokasi sandar 28.58 NM/ 151.8°. Hasil pencarian masih Nihil, operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari. Data kapal nama kapal : KM007 GT17 GT, Mesin : 17 GT Mitsubishi D16 Fuso, Warna : Putih di lambung coklat anjungan Muatan Kapal : 6700 Kg.



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : bandungadmin
23 January 10:50 WIB