EMERGENCY CALL 115// IG : @BASARNAS_JABAR // WA : +62 813 16163355// Quick Response Search and Rescue Untuk Indonesia Maju


OPERASI SAR LUAPAN WADUK JATIGEDE KECAMATAN DARMARAJA KABUPATEN SUMEDANG


Pada tanggal 16 Februari 2016, pukul 16:00 WIB Kantor SAR Bandung terima info dari Bapak Joni BPBD Kabupaten Sumedang, bahwa terjadi luapan air Waduk Jatigede yang mengakibatkan akses jalan Desa Sukamenak Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang terputus, ketinggian air antara satu sampai dua meter dengan panjang genangan air dua ratus meter. Kantor SAR Bandung memberangkatkan dua tim rescue dengan membawa alut dua unit kendaraan rescue dan palsar di air lengkap, sekitar pukul  19:00  WIB Tim SAR Kantor SAR Bandung tiba di TKM Posko BPBD Sumedang dan langsung berkoordinasi dengan BPBD Sumedang dengan hasil informasi bahwa akibat luapan Waduk Jatigede ada 12 desa di Kecamatan Darmaraja tergenang luapan. Rabu 17 Februari 2016, pukul 07:30 WIB Tim rescue Kantor SAR Bandung membantu evakuasi warga yang masih terjebak genangan luapan air Waduk Jatigede, sampai pada pukul 17:30 WIB pemantauan di Kecamatan Darmaraja Waduk Jatigede Sumedang kondisi cuaca hujan dengan ketinggian air 30 – 40 cm. Hari Ke-3 Tim SAR gabungan membantu evakuasi warga yang masih terjebak genangan luapan air dari Waduk Jatigede dan melakukan pemantauan, sampai dengan pukul 17:00 WIB ketinggian air Desa Sukamenak Kecamatan Darmaraja mulai surut dengan ketinggian bervariasi antara dua puluh sampai tujuh puluh cm, tidak ada warga yang dievakuasi, masih tetap dilakukan pemantauan karena curah hujan masih tinggi. Hari Ke-4 sekitar pukul 18:30 WIB ketinggian air akibat luapan Waduk Jatigede sudah surut dengan ketinggian air antara 20 – 30 cm di Desa Sukamenak Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang. Dengan sudah surutnya ketinggian air genangan luapan Waduk Jatigede di Kecamatan Darmaraja Sumedang, maka pemantauan dinyatakan selesai dan ditutup, Potensi SAR yang terlibat proses operasi SAR kembali kekesatuan masing-masing.



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
19 February 11:20 WIB