Basarnas Resmi Tutup Operasi SAR Longsor Pasirlangu, 101 Bodypack Dievakuasi, 83 Korban Teridentifikasi



Bandung Barat, — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi menutup Operasi SAR bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, setelah berlangsung selama 22 hari.

Penutupan operasi dilakukan melalui apel resmi yang di pimpin oleh SAR Mission Coordinator (SMC), yaitu kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si. serta dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, serta perwakilan keluarga korban. Keputusan tersebut diambil setelah seluruh upaya pencarian dan evaluasi teknis dilaksanakan secara maksimal oleh Tim SAR gabungan.

Dalam keterangannya, perwakilan Basarnas melalui SMC Bandung menyampaikan bahwa selama 22 hari pelaksanaan operasi, tim berhasil mengevakuasi 101 bodypack, dengan 83 korban telah berhasil diidentifikasi melalui proses Disaster Victim Identification (DVI).

*“Seluruh proses pencarian dilakukan dengan mengedepankan profesionalisme, kehati-hatian, dan penghormatan terhadap para korban. Ini adalah operasi kemanusiaan yang kami jalankan sepenuh hati,”* ujarnya.

Sejak hari pertama, operasi dilaksanakan dalam kondisi yang tidak mudah. Medan longsoran yang labil, cuaca yang berubah-ubah, serta potensi longsor susulan menjadi tantangan tersendiri bagi personel di lapangan.

Meski demikian, unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, tim DVI, relawan, dan masyarakat setempat tetap bekerja tanpa henti.
Koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam pelaksanaan operasi. Setiap proses evakuasi dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan standar operasional, guna memastikan keamanan personel sekaligus menjaga martabat para korban.
Dalam apel penutupan, Basarnas menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban serta permohonan maaf apabila selama pelaksanaan operasi terdapat hal-hal yang belum sepenuhnya memenuhi harapan.

*“Kami memahami bahwa tidak ada kata yang mampu menggantikan kehilangan. Namun kami memastikan bahwa setiap upaya telah dilaksanakan secara makdimal.