Nelayan Tenggelam di Perairan Muara Tawangsari, Cirebon, Tim Rescue Pos SAR Cirebon Lakukan Pencarian

 

Cirebon, 23 Maret 2026 — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Bandung menerima laporan kejadian kecelakaan kapal nelayan tenggelam di perairan Muara Tawangsari, Desa Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, pada Senin (23/3).

Informasi awal diterima Kantor SAR Bandung dari Polsek Losari. Berdasarkan laporan tersebut, satu unit kapal nelayan yang membawa dua orang anak buah kapal (ABK) mengalami mati mesin saat melaut.

Kronologis kejadian bermula pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, ketika kapal nelayan berangkat dari Sungai Cisanggarung, Dusun 02, Desa Tawangsari, menuju laut untuk mencari ikan. Kapal tersebut diawaki oleh Awid (50) dan Karjan (42).

Saat berada di perairan Muara Tawangsari, kapal mengalami mati mesin. Kedua nelayan berupaya menghidupkan kembali mesin kapal, namun posisi perahu yang miring membuat keduanya panik dan memutuskan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri dengan berenang menuju daratan.

Dalam kejadian tersebut, satu orang nelayan berhasil selamat atas nama Awis (50), sementara satu orang lainnya atas nama Karjan (42) dilaporkan tenggelam dan hingga saat ini masih dalam pencarian.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana S.A.P.,M.Si menyebutkan menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Bandung langsung berkoordinasi dengan Pos SAR Cirebon dan Polsek Losari serta memberangkatkan tim Rescue Pos SAR Cirebon untuk melaksanakan asesmen dan pencarian korban.

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian antara lain Basarnas Pos SAR Cirebon dan Polsek Losari dengan peralatan berupa satu unit truk personel, peralatan SAR air, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan keselamatan pribadi.

Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan berawan dengan suhu sekitar 27°C dan kecepatan angin sekitar 10 km/jam.

Tim SAR gabungan saat ini masih melakukan upaya pencarian terhadap korban yang dilaporkan tenggelam.